Bimbingan Ilahi untuk Ekonomi Islam

Bimbingan Ilahi untuk Ekonomi Islam

Islam adalah cara hidup total yang melindungi hak-hak manusia dan seluruh ciptaan. Dalam keuangan Islam ada kepercayaan yang menopang kerangkan ekonomi Islam. Mereka adalah sebagai berikut:
  1. Uang bukan produk yang bisa dijual.
  2. Menghasilkan uang dari uang dilarang dalam Islam.
  3. Dalam Islam, uang mewakili daya beli.
  4. Karenanya uang tidak dapat digunakan untuk menghasilkan lebih banyak daya beli.
  5. Uang harus melalui langkah perantara yang digunakan untuk pembelian barang dan jasa.
Namun beberapa sarjana telah mengizinkan valuta asing selama itu adalah tangan ke tangan dan di tempat, ini untuk menghindari inflasi.

Gharar (ketidakpastian, risiko atau spekulasi) juga dilarang.

Dalam Islam dilarang untuk menipu ketika bertransaksi.

Pihak-pihak yang mengadakan kontrak harus bertukar informasi yang jelas tentang nilai-nilai lawan yang dimaksudkan untuk dipertukarkan dalam transaksi mereka dan harus bebas dari ketidakpastian, risiko, dan spekulasi.

Selain itu, para pihak tidak dapat menentukan laba yang dijamin berdasarkan prinsip.

Dalam melakukan hal ini, pemberi pinjaman mungkin tidak adil kepada peminjam karena peminjam mungkin mengalami kerugian dalam perdagangan dan wajib membayar kembali jumlah pokok ditambah laba yang telah ditentukan.

Bunga dilarang dalam Islam.

Setiap pembayaran yang telah ditentukan melebihi dan di atas jumlah pokok aktual dilarang.

Islam melarang bunga dalam segala bentuknya.

Jika seseorang ingin meminjamkan maka itu haruslah qard al-hasan di mana pemberi pinjaman tidak mengharapkan jumlah tambahan di atas jumlah pinjaman.

Perdagangan dan investasi hanya diperbolehkan dalam bentuk produk dan transaksi halal.

Perdagangan dalam Islam hanya diperbolehkan dalam produk dan transaksi halal.

Setiap perdagangan yang secara langsung atau tidak langsung akan berurusan dengan produk haram secara otomatis dilarang dalam Islam.

Siapa pun yang bekerja sama, membantu atau menyarankan dalam perdagangan itu akan mendapatkan bagian yang sama dari dosa.

Karena itu meminjamkan siapa pun yang berurusan dengan produk-produk haram menanggung dosa.

Oleh karena itu, bank syariah tidak diperbolehkan memberikan pinjaman dalam perdagangan itu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bimbingan Ilahi untuk Ekonomi Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel