Konsep Kesejahteraan dalam Islam dan Tanggung Jawab Individu dalam Kerangka Kerja Ekonomi Islam

Karim, S A. (2010) menyatakan bahwa fitur yang menonjol dari ekonomi Islam adalah bahwa ia memperoleh pedoman dari Al-Qur'an dan Sunnah. Ini menyerukan kesejahteraan dan pemberdayaan semua dengan memberikan zakat yang merupakan dasar kebijakan fiskal Islam dan menghindari penindasan melalui pinjaman dan transaksi berbasis bunga.

Konsep Kesejahteraan dalam Islam dan Tanggung Jawab Individu dalam Kerangka Kerja Ekonomi Islam

Selain itu advokat ekonomi Islam untuk masyarakat bebas kemiskinan, sementara ekonomi konvensional tidak peduli akan hal itu.

Dalam ekonomi konvensional seseorang dapat memperoleh keuntungan sebanyak yang dia kehendaki bahkan dengan mengorbankan orang miskin.

Islam menekankan pada kesejahteraan semua manusia.

Pengabdian seseorang kepada Allah terlihat melalui mengabdikan diri dalam melayani umat manusia.

Allah mewajibkan zakat dan memasukkannya ke dalam rukun Islam untuk menciptakan budaya kesejahteraan Islam di mana orang kaya melayani orang yang membutuhkan.

Nabi Muhammad menyatakan bahwa seseorang harus mencintai orang lain seperti yang dia cintai untuk dirinya sendiri. Hadis ini membentuk dasar kesejahteraan dalam Islam.

Dalam hadis lain, Dia menyatakan bahwa orang-orang beriman seperti satu tubuh di mana jika satu bagian tubuh menderita maka seluruh tubuh dalam kesulitan. Ini adalah hadis lain yang menyerukan kesejahteraan dalam Islam.

Sayyidina Umar mendirikan Baitul Maal untuk memenuhi kesejahteraan umat Islam.

Pajak yang mencakup zakat dan jizyah yang dikumpulkan dalam perbendaharaan (Baitul Maal) dari pemerintah Islam digunakan untuk menyediakan pendapatan bagi yang membutuhkan, termasuk orang miskin, orang tua, yatim piatu, janda, dan orang cacat.

Menurut Imam Ahmed Al-Ghazali, pemerintah juga diharapkan mengumpulkan kemudian menyimpan makanan di setiap wilayah jika terjadi bencana atau kelaparan.

Negara Muslim pada masa Nabi Muhammad dan Khilafah dengan demikian merupakan salah satu negara kesejahteraan paling awal.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Konsep Kesejahteraan dalam Islam dan Tanggung Jawab Individu dalam Kerangka Kerja Ekonomi Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel