Koperasi Keuangan Mikro Islam

Koperasi Islam adalah organisasi berbasis masyarakat yang dirancang untuk memobilisasi simpanan dari klien dan menggunakan dana ini untuk memberikan pinjaman produktif, konsumtif, dan sosial kepada anggotanya.

Koperasi Keuangan Mikro Islam

Mereka sering didukung oleh kepribadian dan organisasi yang memiliki pengaruh agama dan sosial yang kuat pada masyarakat.

Di Indonesia, jaringan sekitar 4.500 koperasi menawarkan produk tabungan berdasarkan mudharabah dan musyarakah, dan pembiayaan berdasarkan kontrak murabahah, mudharabah, dan qardhul hasan. Namun, sebagian besar koperasi ini bangkrut atau tidak aktif (Seibel, 2007).

Koperasi Islam Suriah atau "Village Banks" telah cukup sukses. Mereka dibiayai melalui modal saham anggota, dijalankan oleh anggota terpilih, dan hanya menawarkan pembiayaan murabahah.

Pengembalian dibagikan di antara anggota berdasarkan prinsip-prinsip musyarakah, atau disimpan sebagai modal.

Rahman dan Ahmad (2010) meneliti skema keuangan mikro yang sesuai dengan Syariah di Bangladesh dan menunjukkan bahwa pendapatan rumah tangga meningkat secara signifikan sebagai konsekuensi dari program ini.

Islami Bank Bangladesh Limited (IBBL) meluncurkan Rural Development Scheme (RDS) yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di pedesaan pada tahun 1995.

Program keuangan mikro berbasis syariah ini menyediakan layanan kesejahteraan, moral, dan etika bagi penduduk pedesaan di 60 distrik.

Dari keanggotaan lebih dari setengah juta, sekitar 94 persen adalah perempuan.

RDS mempraktikkan kontrak murabahah dan bay al-muajjil untuk membeli barang dan menjualnya kepada klien dengan tingkat keuntungan rata-rata 10 persen, dengan potongan 2,5 persen untuk pembayaran tepat waktu.

Ini dibandingkan dengan kredit mikro konvensional, yang membebani bunga 15-22 persen.

Dikatakan bahwa tingkat pemulihan investasi RDS adalah 99,57 persen.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Koperasi Keuangan Mikro Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel