Tanggung Jawab Individu dalam Kerangka Ekonomi Islam

Setiap individu dalam kerangka Islam seharusnya mematuhi keadilan sosial, mengentaskan kemiskinan, dan membantu orang lain di mana pun demi Allah.

Tanggung Jawab Individu dalam Kerangka Ekonomi Islam

Umat Islam seharusnya percaya bahwa Tuhan adalah pemilik tunggal dari semua materi di langit dan bumi, dan bahwa manusia, adalah wakil bupati Allah di bumi dan memegang harta milik Tuhan dalam kepercayaan sebagaimana dinyatakan dalam Surat Al-Baqarah oleh karena itu ia harus berhati-hati dari amanah, percaya bahwa suatu hari nanti dia akan bertanggung jawab di hadapan Allah tentang bagaimana dia menangani amanah.

Semua individu seharusnya merawat properti publik di hutan Islam, padang rumput, tanah yang tidak digarap, air, tambang, sumber daya lautan, dan tidak pernah melakukan israf dalam menggunakannya.

Semua individu harus bekerja untuk menjamin perlindungan properti pribadi seperti yang diajarkan oleh Nabi dalam ziarah perpisahan.

Selain itu, semua orang dalam kerangka ekonomi Islam memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan propertinya dan sesama saudara lelaki Muslimnya dan jika seseorang terbunuh, mempertahankan propertinya sama dengan seorang martir seperti yang dilaporkan oleh Nabi Muhammad.

Selain itu, adalah tanggung jawab setiap individu untuk menghindari riba seperti yang dinyatakan dalam Al-Qur'an: "Hai, kamu yang beriman! Jangan melahap riba, berlipat ganda, dan berhati-hatilah kepada Allah; tetapi takutlah kepada Allah bahwa kamu akan berhasil." (Al-Qur'an 3: 130): Karena itu setiap individu harus menghindari riba dan menghindari berbagai bentuk transaksi terlarang lainnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tanggung Jawab Individu dalam Kerangka Ekonomi Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel