Murabahah sebagai Mode Pembiayaan

Awalnya, murabahah adalah jenis penjualan tertentu dan bukan mode pembiayaan.

Murabahah sebagai Mode Pembiayaan

Cara pembiayaan yang ideal menurut Syariah adalah mudharabah atau musyarakah.

Namun, dalam perspektif pengaturan ekonomi saat ini, ada beberapa kesulitan praktis tertentu dalam menggunakan instrumen mudharabah dan musyarakah di beberapa bidang pembiayaan.

Oleh karena itu, para ahli Syariah kontemporer telah mengizinkan, tergantung pada kondisi tertentu, penggunaan murabahah berdasarkan pembayaran yang ditangguhkan sebagai mode pembiayaan.

Tetapi ada dua poin penting yang harus dipahami sepenuhnya dalam hal ini:

Pertama, tidak boleh diabaikan bahwa, awalnya, murabahah bukanlah mode pembiayaan.

Ini hanya alat untuk melarikan diri dari "bunga" dan bukan instrumen yang ideal untuk melaksanakan tujuan ekonomi Islam yang sebenarnya.

Oleh karena itu, instrumen ini harus diguanakan sebagai langkah sementara yang diambil dalam proses Islamisasi ekonomi, dan penggunaannya harus dibatasi hanya untuk kasus-kasus di mana mudharabah atau musyarakah tidak dapat dilakukan.

Poin penting kedua adalah bahwa transaksi murabahah tidak muncul hanya dengan mengganti kata "bunga" dengan kata-kata "laba" atau "mark-up".

Sebenarnya, murabahah sebagai mode keuangan, telah diizinkan oleh para ulama Syariah dengan beberapa syarat.

Kecuali jika kondisi ini sepenuhnya diperhatikan, murabahah tidak diperbolehkan.

Faktanya, adalah ketaatan terhadap kondisi-kondisi ini yang dapat menarik garis perbedaan yang jelas antara pinjaman berbunga dan transaksi murabahah.

Jika kondisi ini diabaikan, transaksi menjadi tidak sah menurut Syariah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel