Sewa sebagai Mode Pembiayaan

Seperti murabahah, sewa pada awalnya bukan mode pembiayaan.

Ini hanyalah sebuah transaksi yang dimaksudkan untuk mentransfer hasil suatu properti dari satu orang ke orang lain untuk periode yang disepakati dengan pertimbangan yang disepakati.

Sewa sebagai Mode Pembiayaan

Namun, lembaga keuangan tertentu telah mengadopsi leasing sebagai mode pembiayaan alih-alih pinjaman jangka panjang berdasarkan bunga.

Sewa semacam ini umumnya dikenal sebagai 'sewa keuangan' yang dibedakan dari 'sewa operasi' dan banyak fitur dasar dari transaksi sewa aktual telah ditiadakan di dalamnya.

Ketika lembaga keuangan bebas bunga didirikan di masa lalu, mereka menemukan bahwa leasing adalah mode keuangan yang diakui di seluruh dunia.

Di sisi lain, mereka menyadari bahwa leasing adalah transaksi yang sah menurut Syariah dan dapat digunakan sebagai mode pembiayaan tanpa bunga.

Oleh karena itu, leasing telah diadopsi oleh lembaga keuangan Islam, tetapi sangat sedikit dari mereka yang memperhatikan fakta bahwa 'sewa keuangan' memiliki sejumlah karakteristik yang lebih mirip dengan bunga daripada dengan transaksi sewa aktual.

Itulah sebabnya mereka mulai menggunakan model perjanjian leasing yang sama seperti yang sedang populer di kalangan lembaga keuangan konvensional tanpa modifikasi, sementara sejumlah ketentuan mereka tidak sesuai dengan Syariah.

Seperti disebutkan sebelumnya, leasing bukan merupakan mode pembiayaan pada asalnya.

Namun, transaksi ini dapat digunakan untuk pembiayaan, tergantung pada kondisi tertentu.

Untuk tujuan ini tidak cukup untuk mengganti nama 'bunga' dengan nama 'sewa' dan mengganti nama 'hipotek' dengan nama 'aset sewaan'.

Harus ada perbedaan substansial antara leasing dan pinjaman berbunga.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel