Kasus untuk Efek Pendapatan Tetap

Di pasar modal konvensional, instrumen seperti ekuitas atau leasing seringkali lebih disukai daripada efek pendapatan tetap karena pengembalian yang lebih tinggi.

Kasus untuk Efek Pendapatan Tetap

Dengan demikian, sistem keuangan Islam pada prinsipnya tidak selalu menguntungkan jika tidak secara eksplisit menawarkan sekuritas pendapatan tetap.

Tetapi ketika itu adalah masalah memobilisasi sumber daya untuk pemerintah, maka tidak dapat dipungkiri bahwa sekuritas pendapatan tetap diperlukan untuk memainkan peran ekonomi penting tidak hanya dalam manajemen portofolio dan pengambilan keputusan investasi tetapi juga dalam kelancaran pasar modal.

Hal ini berlaku tidak hanya untuk negara-negara yang ingin mengubah seluruh sistem keuangan mereka agar sesuai dengan syariah tetapi juga untuk negara-negara yang ingin memiliki sistem ganda (operasi paralel sistem keuangan Islam dan konvensional).

Ketika ekonomi berkembang, kerangka kerja institusional berbasis bunga dapat membuat mobilisasi modal melalui pembiayaan utang menjadi lebih mudah (meskipun, pada tahap pengembangan selanjutnya, pasar ekuitas mengambil alih dan memainkan peran yang lebih efektif dalam mobilisasi modal).

Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang mungkin menghadapi masalah, jika keuangan hutang tidak ada atau dibatasi.

Keuangan Islam muncul dari negara-negara yang sebagian besar berada pada tahap awal pembangunan.

Signifikansi sekuritas pendapatan tetap syariah yang dapat diterima sebagai alternatif untuk sekuritas utang berbasis bunga, oleh karena itu, tidak dapat diremehkan dan mereka diperlukan untuk berkontribusi secara positif terhadap pembangunan ekonomi dan untuk memfasilitasi operasi perusahaan yang mau bekerja berdasarkan prinsip-prinsip Islam.

Namun, perusahaan yang memilih untuk beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip Islam menghadapi dilema serius dalam mengakses pasar modal konvensional di mana mereka tidak dapat memperoleh manfaat dari penggunaan sekuritas pendapatan tetap berbasis bunga.

Beberapa alasan untuk ini dibahas di bawah.

Pertama, di hadapan pajak penghasilan, selalu menguntungkan bagi perusahaan untuk meningkatkan modal melalui pinjaman dengan bunga daripada meningkatkan modal melalui ekuitas.

Semakin banyak perusahaan meminjam melalui hutang, semakin menguntungkan perusahaan itu.

Jika tidak ada ketakutan akan kebangkrutan atau risiko mendapatkan perusahaan yang diakuisisi oleh kreditor, perusahaan akan ingin memiliki semua modalnya dalam bentuk dana yang dipinjam dengan bunga.

Jika sebuah perusahaan Islam tidak mengumpulkan dana melalui obligasi berbasis pengembalian bebas risiko, ia tetap berada pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan yang dapat melakukannya.

Perusahaan Islam akan dipaksa untuk beroperasi dengan struktur modal yang kurang optimal di pasar modal konvensional.

Jika perusahaan Islam beroperasi dalam resesi, sehingga memiliki tingkat pengembalian ekuitas kurang dari tingkat bunga obligasi, tidak akan ada banyak pasokan modal karena akan ada untuk perusahaan yang dapat meningkatkan modal melalui obligasi pengembalian tetap.

Jika perusahaan beroperasi dalam kondisi laba tinggi, biaya modal ekuitas untuk itu akan tinggi dan akan dirugikan dalam meningkatkan modal dari pasar.

Operasi kompetitif suatu perusahaan Islam dalam pasar konvensional membutuhkan perusahaan Islam untuk memiliki kemampuan untuk mendapatkan manfaat dari sekuritas pendapatan tetap, obligasi, dan sebagainya.

Perusahaan-perusahaan ini akan merasa lebih nyaman jika obligasi sekuritas tetap dan sebagainya yang dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip Islam tersedia untuk digunakan.

Kedua, tidak adanya sekuritas pendapatan tetap yang kompatibel dengan syariah tidak hanya membatasi kemampuan leverage perusahaan Islam (dan karenanya membatasi kemampuan mereka untuk penganggaran modal dan manajemen keuangan) tetapi juga menghambat perusahaan Islam sehubungan dengan lindung nilai dan manajemen risiko.

Dengan pilihan untuk menggunakan sekuritas pendapatan tetap berbasis syariah, perusahaan Islam akan memiliki kemampuan untuk mendapatkan beberapa risiko finansial yang dilindungi nilai dan lebih efektif bersaing dengan perusahaan yang menggunakan instrumen berbasis bunga sebagai alat untuk lindung nilai.

0 Response to "Kasus untuk Efek Pendapatan Tetap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel