Tata Kelola dan Kontrol Reksa Dana Islam

Syariah juga menyediakan panduan mengenai tata kelola dan struktur manajemen reksa dana syariah.

Tata Kelola dan Kontrol Reksa Dana Islam

Reksa dana syariah menjadi sasaran pemantauan berkelanjutan oleh Dewan Pengawas Syariah.

Keberadaan dewan tersebut mewakili fitur menonjol yang membedakan reksa dana syariah dari mitra konvensional mereka.

Dewan memikul tanggung jawab untuk mengaudit kepatuhan syariah atas dana, termasuk komponen dan manajemennya.

Ini secara efektif berfungsi sebagai pendukung pelanggan yang mewakili kepentingan agama investor (DeLorenzo, 2000).

Dewan biasanya terdiri dari sekelompok sarjana hukum Islam terkenal, yang berpendidikan tentang seluk-beluk transaksi keuangan di satu sisi, dan pengetahuan agama di sisi lain.

Dewan harus mandiri dan menjalankan fungsi penasehat dan pengawasan dalam mengawasi kegiatan dana.

Secara umum, Dewan bertanggung jawab untuk hal-hal berikut:

  1. Mengadvokasi hak-hak investor dengan meyakinkan mereka bahwa uang itu diinvestasikan dalam ruang lingkup syariah Islam. Ini termasuk proses penyaringan dan pengaturan pedoman investasi. Selain itu, dewan memantau struktur biaya dana untuk memastikan bahwa itu masuk akal dan ditransmisikan dengan jelas kepada investor.
  2. Memantau aktivitas dana untuk memastikan kepatuhan terhadap pedoman syariah secara berkelanjutan. Ini termasuk evaluasi terus menerus dari stok dan mengumpulkan informasi tentang stok berbeda yang menyusun dana untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan.
  3. Melaporkan status dana, mengatasi masalah yang penting bagi investor. Pelaporan semacam itu dapat dilakukan setiap triwulan.
  4. Mengawasi pemurnian portofolio dana dan memberi nasihat tentang, atau memilih, badan amal yang sesuai.
  5. Membantu manajemen dana dengan masalah yang menjadi perhatian komunitas Muslim melalui resolusi pemegang saham dan perangkat tata kelola perusahaan lainnya.
  6. Memberikan saran tentang zakat (amal) dan mengidentifikasi prosedur untuk perhitungannya. Yang terbaik adalah jika pedoman tersebut diterbitkan dan didistribusikan kepada investor meskipun perhitungan akhir zakat bervariasi sesuai dengan situasi keuangan masing-masing investor.
  7. Menjaga dirinya selalau mengikuti isu yang relevan dengan industri tempat mereka beroperasi. Ini termasuk memahami perkembangan produk di pasar dan membuat keputusan tentang tingkat kompatibilitasnya dengan pedoman yang ditetapkan.
Sebagai contoh, Dewan Pengawas Syariah untuk Indeks Pasar Islam Dow Jones, dalam upaya untuk memastikan bahwa semua sekuritas yang dipilih dapat diterima di bawah syariah, termasuk para ulama terkemuka seperti Abdul Sattar Abu Ghuddah (Suriah), Justice Muhammad Taqi Usmani (Pakistan), Nizam Yaquby (Bahrain), Dr. Mohamed A. Elgari (Arab Saudi), Yusuf Talal DeLorenzo (Amerika Serikat) dan Dr. Mohd Daud Bakar (Malaysia).

0 Response to "Tata Kelola dan Kontrol Reksa Dana Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel