Aturan Dasar untuk Murabahah

Aturan Dasar untuk Murabahah

Berikut ini adalah aturan yang mengatur transaksi Murabahah:
  • Subjek penjualan harus ada pada saat penjualan. Dengan demikian, segala sesuatu yang mungkin tidak ada pada saat penjualan tidak dapat dijual dan ketidakhadirannya membuat kontrak batal.
  • Subjek harus dalam kepemilikan penjual pada saat penjualan. Jika dia menjual sesuatu yang belum dia peroleh sendiri maka penjualan menjadi batal.
  • Subjek penjualan harus dalam kepemilikan fisik atau konstruktif penjual ketika ia menjualnya kepada orang lain. Kepemilikan yang konstruktif berarti suatu situasi di mana pemiliknya belum mengambil pengiriman fisik komoditas tersebut, tetapi ia telah berada dalam kendalinya dan semua hak dan kewajiban komoditas itu diteruskan kepadanya termasuk risiko kehancurannya.
  • Penjualan harus instan dan absolut. Dengan demikian, penjualan yang dikaitkan dengan tanggal di masa depan atau penjualan yang bergantung pada acara di masa mendatang tidak berlaku. Misalnya, A memberitahu B pada tanggal 1 Januari bahwa ia akan menjual mobilnya pada tanggal 1 Februari ke B, penjualan tersebut batal karena dikaitkan dengan masa depan.
  • Subjek harus properti yang memiliki nilai. Dengan demikian, suatu barang yang tidak memiliki nilai tidak dapat dijual atau dibeli.
  • Subjek penjualan tidak boleh digunakan untuk tujuan yang tidak Islami.
  • Subjek penjualan harus secara khusus diketahui dan diidentifikasi kepada pembeli. Misalnya, seorang pemilik bangunan apartemen mengatakan kepada B bahwa ia akan menjual sebuah apartemen kepada B. Sekarang penjualan batal karena apartemen yang akan dijual tidak disebutkan secara khusus atau menunjuk ke pembeli.
  • Pengiriman komoditas yang dijual kepada pembeli harus pasti dan tidak harus bergantung pada kemungkinan atau peluang.
  • Kepastian harga adalah kondisi yang diperlukan untuk validitas penjualan. Jika harga tidak pasti, penjualan tidak berlaku.
  • Penjualan harus tanpa syarat. Penjualan bersyarat tidak valid kecuali jika kondisinya diakui sebagai bagian dari transaksi sesuai dengan penggunaan perdagangan.
Faisal
Faisal Hina bak donya hareuta teuh tan. Hina bak Tuhan ileume hana.

Post a Comment for "Aturan Dasar untuk Murabahah"