Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fidusia sebagai Jaminan Produk Bank Syariah

Fidusia sebagai Jaminan Produk Bank Syariah

Perbankan Syariah tentunya tidak menginginkan kalkulasi bunga sebagai skala keuntungan atau profitnya untuk berbagai produk yang telah diluncurkan.

Hal ini bukan tanpa sebab, tapi seperti yang sudah kita pahami bahwa bunga merupakan hal yang diharamkan dalam ruang lingkup Syariah.

Sementara itu, pelarangan bunga tidaklah menjadi kendala utama bagi bank syariah dalam memasarkan produknya, dikarenakan setiap akad yang diterapkan bank syariah memiliki kualitas atau kelebihan tersendiri sehingga dapat bersaing dengan ketat dengan produk yang ditawarkan bank konvensional.

Misalnya saja, dalam kasus pembiayaan, bank syariah dapat menggunakan akad Mudharabah, sementara jual beli secara kredit dapat menggunakan Bai' Bithaman Ajil dan Murabahah.

Khusus dalam kegiatan pembiayaan berdasarkan Mudharabah dan Musyarakah, umumnya bank syariah mensyaratkan adanya fidusia (jaminan).

Fidusia itu sendiri ditetapkan demi kemaslahatan bersama, yang tidak bertujuan untuk saling merugikan atau menyulitkan satu sama lainnya.

Atau bisa juga dikatakan bahwa fidusia tersebut mengarah kepada kebutuhan dan kepentingan kedua belah pihak - agar tidak terjadinya penyalahgunaan terhadap hal yang sudah disepakati.

Fidusia tidak hanya terpaku atau terbatas pada barang saja, akan tetapi juga dapat personal guarantee (seseorang yang bersedia untuk menjadi penjamin terhadap kewajiban orang lain bila terjadi gagal bayar/wanprestasi).

Sejalan dengan hal ini, Adiwarman Karim mengatakan bahwa dalam istilah fikih ada yang namanya Kafalah atau jaminan dari penjamin (Kafil) guna untuk membebaskan kewajiban yang telah ditanggung dalam suatu tuntutan.

Dulu, kata Kafalah ini lebih identik dengan kata Dhaman (penjaminan), akan tetapi dalam perkembangannya Kafalah sudah identik dengan Kafalah al-Wajhi (personal guarantee/jaminan perorangan), sementara Dhaman sangat identik dengan jaminan dalam bentuk harta benda secara mutlak.

Post a Comment for "Fidusia sebagai Jaminan Produk Bank Syariah"