Kelebihan dan Kekurangan Musyarakah Mutanaqishah (MMQ)

Kelebihan dan Kekurangan Musyarakah Mutanaqishah (MMQ)

Musyarakah Mutanaqishah merupakan akad yang tujuannya itu untuk kepemilikan suatu aset, salah satu pihak akan berkurang kepemilikannya, karena adanya pembelian dari pihak lain secara bertahap.

Pada saat barang tersebut sudah dimiliki sepenuhnya (100%) oleh salah satu pihak, maka Musyarakah Mutanaqishah akan berakhir.

Musyarakah Mutanaqishah memiliki beberapa kelebihan/keunggulan antara lain yaitu:
  • Bank syariah dan nasabah, memiliki hak dan kewajiban yang sama atas suatu aset yang dijadikan sebagai subjek perjanjian. Sehingga kedua belah pihak akan menjaga aset tersebut dengan sebaik-baiknya sampai tujuan dari akad tersebut terpenuhi.
  • Kedua belah pihak memiliki kesempatan untuk menerima bagi hasil atas margin keuntungan sewa yang sudah ditentukan atas aset terkait.
  • Dapat dilakukannya perubahan biaya sewa, sehingga kedua belah pihak dapat menyesuaikan dengan tingkat sewa pasar.
  • Dapat mengurangi risiko financing cost (FC), bila adanya inflasi dan kenaikan suku bunga pasar bank konvensional.
  • Nasabah akan membayar angsuran dengan jumlah yang lebih sedikit di tahun-tahun terakhir (sebelum aset dialihkan sepenuhnya kepada nasabah).
Di samping terdapatnya kelebihan, Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) juga tak luput dari kekurangan/kelemahan:
  • Risiko terjadinya pengalihan atas biaya transaksi dan pajak, baik itu pajak yang dikenakan atas hak tanggungan atau bangunan, dan biaya terkait aset lainnya.
  • Semakin sedikitnya bagian bank atas keuntungan sewa aset.
  • Nasabah harus membayar cicilan dengan jumlah yang lebih besar pada tahun-tahun awal.
Faisal
Faisal Hina bak donya hareuta teuh tan. Hina bak Tuhan ileume hana.

Post a Comment for "Kelebihan dan Kekurangan Musyarakah Mutanaqishah (MMQ)"