Keuntungan dari Penggunaan Dinar dalam Perdagangan Internasional

Keuntungan dari Penggunaan Dinar dalam Perdagangan Internasional

Dinar merupakan salah satu mata uang yang menjadi kebanggaan masyarakat Muslim.

Penggunaan dinar dalam kehidupan sehari-hari tentunya akan memberikan banyak keunggulan dan kemudahan.

Khususnya, penggunaan dinar dalam perdagangan internasional (perdagangan bilateral), akan memberikan beberapa keuntungan, seperti diringkas di bawah ini:
  • Meminimalisir risiko nilai tukar. Risiko ini, tentunya, akan sangat berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian tingkat dunia, khususnya perdagangan internasional. Dengan adanya uang dinar, maka risiko ini dapat diatasi dengan baik, dikarenakan mata uang dinar sangat stabil dan menguntungkan setiap negara yang mengadakan kegiatan perdagangan. Meskipun, uang dinar juga mengalami fluktuasi nilai, tapi tingkatnya relatif lebih kecil dibandingkan dengan fluktuasi uang kertas.
  • Mengurangi manipulasi, spekulasi, dan perselisihan atas mata uang internasional. Disaat dua negara, seperti Indonesia dan Malaysia mengadakan aktivitas perdagangan, secara otomatis akan menggunakan dua jenis mata uang, sehingga kemungkinan terjadinya berbagai masalah atau perselisihan sangat tinggi. Berbeda halnya dengan menetapkan dinar sebagai mata uang tunggal (satu-satunya), kemungkinan terjadinya spekulasi dan perselisihan akan sangat rendah. Pada umumnya, kekacauan di bidang ekonomi dan politik suatu negara dapat mempengaruhi nilai tukar mata uang negara tersebut, dan berakibat buruk pada aktivitas perdagangan internasional. Namun, dengan menjadikan dinar sebagai mata uang utama (global), maka kondisi politik dan ekonomi suatu negara, tidak mengganggu aktivitas perdagangan secara signifikan, dikarenakan dinar bukan milik negara tertentu saja.
  • Menurunkan transaction cost (biaya transaksi) perdagangan, sehingga uang yang ada dapat dimanfaatkan untuk pembelian barang, atau bisa dikatakan jumlah dinar yang sedikit, dapat digunakan untuk transaksi dalam skala besar. Akibatnya, negara yang tidak memiliki cadangan devisa yang cukup dapat ikut serta dalam memeriahkan perdagangan internasional.
  • Meningkatkan aktivitas perdagangan dan kerja sama antarnegara. Kemudian, mempengaruhi kondisi uang domestik, yang berakibat baik bagi sistem moneter (pengendalian uang) nasional.
  • Mengurangi penggunaan uang fiat dalam sistem perdagangan, dan mencegah negara maju untuk menguasai perekonomian dunia, serta memperkecil jurang antara negara kaya dan miskin. Di samping itu, penggunaan dinar juga dapat menurunkan tingkat ketergantungan negara miskin dan berkembang, terhadap negara yang sudah maju, dikarenakan persediaan sumber daya alam lebih dominan di negara-negara berkembang.
Faisal
Faisal Hina bak donya hareuta teuh tan. Hina bak Tuhan ileume hana.

Post a Comment for "Keuntungan dari Penggunaan Dinar dalam Perdagangan Internasional"