Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Substansi Pinjaman (Qardh)

Substansi Pinjaman (Qardh)

Pertanyaan tentang hal-hal apa yang dapat dipinjamkan adalah penting untuk setiap diskusi tentang masalah ini.

Selain barang yang berfungsi sebagai Thaman, Qardh dapat diberikan dalam semua barang yang Mubah (diizinkan), memiliki nilai dan sejenisnya tersedia, memungkinkan pembayaran.

Menurut mazhab pemikiran Hanafi, pinjaman harus terdiri dari fungible saja (kesamaan berat dan ukuran).

Namun, seperti yang kita lihat dalam Sunnah Nabi Suci, Qardh juga dapat diambil dari hewan, yang bukan fungible.

Tiga aliran pemikiran lainnya memungkinkannya dalam hal semua komoditas yang dapat dijual kecuali manusia.

Namun, jumlah dan nilai pinjaman harus diketahui tanpa keraguan.

Menurut sekolah Maliki, Qardh adalah pinjaman dari sesuatu yang "berharga" diberikan hanya sebagai bantuan dan bukan dengan cara 'Ariyah atau Hibah (hadiah) tetapi untuk memulihkannya dalam bentuk di mana ia diberikan.

Kata "berharga" secara khusus digunakan untuk mengecualikan apa yang tidak berharga dari definisi Qardh, dan kata "nikmat" untuk menunjukkan bahwa manfaatnya hanya untuk peminjam saja dan bukan untuk pemberi pinjaman.

Di bawah definisi ini, Qardh dapat terdiri dari apa pun yang berharga, baik itu barang dagangan, hewan atau sejenisnya dan yang dapat menjadi subjek Salam.
Faisal
Faisal Hina bak donya hareuta teuh tan. Hina bak Tuhan ileume hana.

Post a Comment for "Substansi Pinjaman (Qardh)"