Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wakalah dalam Pembiayaan Murabahah pada Perbankan Syariah

Wakalah dalam Pembiayaan Murabahah pada Perbankan Syariah

Secara sederhana, Wakalah yaitu tindakan pelimpahan kekuasaan dari satu pihak kepada pihak lain, dan Murabahah merupakan jual beli barang dengan harga perolehan plus margin keuntungan.

Murabahah, yang sifat dasarnya jual beli, diadopsi oleh perbankan syariah sebagai produk pembiayaan, yang dijalankan bersama dengan akad Wakalah, atau yang sering disebut dengan Murabahah Bil Wakalah.

Mekanisme dari Murabahah Bil Wakalah berupa pelimpahan hak untuk membeli barang kepada para nasabah, setelah nasabah menemukan barang yang tepat atau sesuai kebutuhannya, bank membayar semua harganya secara tunai, lalu ditetapkan keuntungan yang akan diambil bank, dan yang terakhir akan dibagi dengan jumlah bulan pelunasan.

Hal yang paling penting untuk dipahami bahwa, barang yang dijual tersebut akan sepenuhnya menjadi milik nasabah, dan bank hanya memiliki piutang pada nasabah, jadi tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk mengubah harga setelah terjadinya penjualan, karena dikhawatirkan akan masuk dalam kategori riba.

Ada beberapa kemudahan atau manfaat yang didapat oleh kedua belah pihak (bank dan nasabah), yaitu:
  • Pihak bank tidak perlu membeli barang sendiri, karena dapat diwakilkan kepada nasabah atau pihak lainnya.
  • Perbankan syariah mendapat keuntungan dari selisih harga jual dengan harga beli (perolehan barang).
  • Memudahkan nasabah dalam membayar angsuran, karena angsurannya tetap (tidak bertambah dan tidak berkurang).
  • Nasabah yang tidak punya uang dengan jumlah yang banyak, juga dapat melakukan Murabahah, karena sifatnya angsuran.
  • Nasabah dan bank sama-sama mendapatkan manfaat yang halal (tidak mengandung riba).
  • Karena pembelian barang diwakilkan kepada nasabah, maka barang yang dipilih tentunya akan lebih tepat atau sesuai dengan keinginannya.
  • Bank tidak harus membeli barang terlebih dahulu, seperti halnya penjual pada umumnya, atau dalam kata lain, bank hanya membiayai transaksi pembelian.
Dengan adanya berbagai kelebihan tersebut, tentunya, Murabahah menjadi produk yang sangat menarik dan dapat memikat hati para nasabah, tepatnya, kalau kesyariahannya selalu dijaga.

2 comments for "Wakalah dalam Pembiayaan Murabahah pada Perbankan Syariah"

  1. wah, saya jadi ingat saat menjadi mahasiswi di fakultas perbankan syariah dulu.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, mudah-mudahan ingatannya gak pernah pudar ya

      Delete