Bunga adalah Penyebab Ketidakstabilan dalam Ekonomi

Bunga adalah Penyebab Ketidakstabilan dalam Ekonomi

Sangat diketahui oleh semua orang bahwa di pasar modal jika permintaan uang menurun, tingkat bunga juga menurun dan jika permintaan uang meningkat, tingkat bunga juga meningkat.

Diamati dari analisis data deret waktu dari berbagai negara bahwa tingkat bunga tidak dapat tetap konstan dari waktu ke waktu.

Permintaan modal mulai meningkat di negara mana pun dengan peningkatan kegiatan ekonomi dan pemasok modal (yaitu bank dan lembaga keuangan) mengambil kesempatan ini untuk menaikkan suku bunga.

Selama tingkat laba tetap lebih tinggi dari tingkat bunga yang berlaku, permintaan modal tetap konstan.

Namun situasinya tidak berlangsung lama.

Ketika persaingan di pasar meningkat, tingkat laba mulai turun.

Akibatnya permintaan modal juga mulai turun.

Dalam situasi ini lembaga keuangan mulai mengurangi tingkat bunga untuk menarik pengusaha baru.

Tetapi situasinya hampir tidak membaik.

Dalam hal ini tingkat bunga yang dibayarkan kepada deposan dipangkas, dalam beberapa kasus setengahnya.

Situasi memburuk.

Aliran tabungan di bank turun secara dramatis sementara pendapatan bank juga menurun karena mereka sudah memiliki cukup modal likuid untuk berinvestasi.

Situasi seperti ini terjadi dalam perekonomian secara berkala dan menciptakan ketidakpastian di kalangan investor terutama di kalangan calon pengusaha baru.

Situasi yang sangat goyah dan tidak stabil terjadi di pasar modal, pasar saham, dan juga di psar komoditas.

Pada akhirnya seluruh ekonomi menjadi mangsa situasi ini dan reaksi parah dan stagnasi ekonomi mempengaruhi seluruh negara.

Contoh yang sangat mencolok dari situasi ini di abad ini adalah bencana ekonomi di AS tahun 2006-2008.

Banyak bank menyatakan diri mereka bangkrut, banyak industri bergabung bersama untuk menghindari penutupan sementara banyak lagi yang runtuh.

Bisnis real estat hampir berhenti, gedung-gedung yang digadaikan ditawarkan untuk dijual, satu dalam 10 menit.

Pada akhirnya pemerintah Obama harus maju untuk menyelamatkan ekonomi dari krisis keuangan yang dalam dengan program paket US$700 miliar.

Ekonomi AS masih terhuyung-huyung dan tidak bisa keluar dari goncangan dan dampaknya yang sangat terasa di seluruh ekonomi Eropa.

Di negara-negara G8 pemerintah harus maju untuk menyelamatkan ekonomi mereka dengan sejumlah besar dukungan keuangan dalam bentuk program paket.

0 Response to "Bunga adalah Penyebab Ketidakstabilan dalam Ekonomi"

Post a Comment

Selamat berkomentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel