Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Murabahah sebagai Bentuk Pembiayaan

Murabahah sebagai Bentuk Pembiayaan

Cara pembiayaan yang ideal, menurut Syariah, adalah mudharabah dan musyarakah.

Karena kesulitan praktis dalam menggunakan ini, murabahah telah diizinkan sebagai mode pembiayaan, tergantung pada kondisi tertentu.

Karena itu bukan instrumen pembiayaan yang ideal, itu harus digunakan sebagai langkah sementara dalam proses Islamisasi ekonomi, dan penggunaannya terbatas pada kasus-kasus di mana musyarakah dan mudharabah tidak dapat digunakan.

Beberapa aturan mengatur penggunaan murabahah sebagai mode pembiayaan:
  1. Ini bukan pinjaman, dan hanya dapat digunakan untuk pembelian komoditas aktual, bukan untuk pembayaran barang yang sudah dibeli atau tagihan listirik.
  2. Pemodal harus memiliki komoditas sebelum menjualnya kepada klien.
  3. Dalam kasus-kasus di mana pemodal tidak dapat secara langsung membeli komoditas dari pemasok, diperbolehkan baginya untuk menjadikan pelanggan sebagai agennya untuk membeli komoditas atas namanya. Pelanggan kemudian membeli komoditas dari pemodal dengan harga yang ditangguhkan.
  4. Komoditas harus dibeli dari pihak ketiga.
Lembaga keuangan, ketika menggunakan murabahah sebagai mode keuangan, mengadopsi prosedur berikut:
  1. Klien dan lembaga menandatangani perjanjian di mana lembaga berjanji untuk menjual dan klien berjanji untuk membeli komoditas pada rasio laba yang disepakati ditambahkan ke biaya.
  2. Ketika suatu komoditas tertentu diperlukan oleh pelanggan, lembaga menunjuk klien sebagai agennya untuk membeli komoditas atas namanya dan kedua belah pihak menandatangani perjanjian agensi. Komoditas tetap menjadi risiko lembaga sampai tahap berikutnya (ini adalah satu-satunya fitur yang membedakan murabahah dari transaksi berbasis bunga).
  3. Lembaga menerima tawaran dan penjualan disimpulkan di mana kepemilikan, serta risiko komoditas, ditransfer ke klien. Pada tahap ini, surat promes dapat ditandatangani untuk memastikan pembayaran kepada institusi.

Post a Comment for "Murabahah sebagai Bentuk Pembiayaan"