Sukuk Mudharabah dan Muqaradah

Sukuk Mudharabah dan Muqaradah

Sukuk mudharabah dan muqaradah adalah instrumen berbasis ekuitas dan bukan utang.

Dalam pengaturan sukuk mudharabah, investor akan menyumbangkan modalnya ke proyek tertentu yang akan dikelola oleh penerbit, yang akan bertindak sebagai manajer (mudharib).

Penerbit akan menerbitkan sertifikat yang membuktikan kontribusi modal para investor (rabbul mal) dan tingkat indikatif laba.

Laba, jika ada, akan dibagikan antara investor dan penerbit dengan rasio bagi hasil yang disepakati.

Kerugian, jika ada, akan ditanggung oleh investor saja (untuk menarik kepercayaan pasar, jaminan pihak ketiga atas pelestarian modal diperbolehkan).

Nilai pasar sukuk bervariasi dengan laba yang diantisipasi atau diharapkan.

Tidak seperti murabahah/ijarah, mode pembiayaan tidak diatur ke jumlah keuntungan yang telah ditentukan sebelumnya yang merupakan fungsi dari biaya, tetapi pada kinerja risiko nyata.

Penjualan sukuk mudharabah kepada investor dalam keadaan normal bukanlah bentuk penjualan hutang dan diskonto dan tidak menjadi masalah kecuali jika modal mudharabah dalam bentuk uang tunai atau lebih dari dua pertiga darinya adalah uang tunai.

Kebutuhan untuk mendiskon tidak lagi ada, karena nilai sukuk akan tergantung pada kinerja perusahaan penerbit.

Ketika seorang investor ingin menjual sukuk mudharabah sebelum jatuh tempo, harganya tergantung pada kinerja proyek, yang menyiratkan bahwa sukuk mudharabah dapat dijual di atas atau di bawah nilai nominal.

Keuntungan dan Kerugian di Sukuk Mudharabah dan Muqaradah


Keuntungan yang direalisasikan dari investasi dalam sukuk mudharabah akan didistribusikan antara mudharib dan investor sesuai dengan perjanjian.

Tidak diizinkan untuk menjamin keuntungan tetap.

Mudharib dianggap sebagai manajer dan wali dari dana bersama dan proyek dipercayakan.

Mudharib tidak bertanggung jawab atas kerugian kecuali karena kelalaian, kesalahan manajemen atau ketidakjujuran yang menyebabkan kerugian.

Risiko mudharabah ada pada kinerja oleh mudharib.

Ini dapat dikurangi dengan berinvestasi dalam investasi arus kas terjamin seperti back-to-back dengan kontrak ijarah.
Faisal
Faisal Hina bak donya hareuta teuh tan. Hina bak Tuhan ileume hana.

Post a Comment for "Sukuk Mudharabah dan Muqaradah"