Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pemikiran Ekonomi Islam Abu Yusuf

Pemikiran Ekonomi Islam Abu Yusuf

Abu Yusuf menjadi orang pertama yang memopulerkan konsep pajak Islam dalam sebuah karyanya yaitu "Kitab Al-Kharaj".

Kitab Al-Kharaj itu sendiri ditulis sebagai pedoman dalam menjalankan kebijakan sumber pendapatan negara.

Selain itu, dengan adanya kitab tersebut, juga menjelaskan bahwa ilmu ekonomi menjadi bagian penting dari manajemen pemerintahan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kitab Al-Kharaj menjadi pegangan dalam masalah perpajakan pada masa pemerintahan khalifah Harun Ar-Rashid.

Adapun pemikiran Abu Yusuf yang terdapat dalam kitab Al-Kharaj yaitu hukum yang berkaitan dengan kegiatan distribusi, kepemilikan tanah, rampasan perang, pajak tanah, pajak hasil pertanian, jizyah, status sosial, hudud, hak dan kewajiban penduduk nonmuslim yang berada di negara Islam, gaji pegawai pemerintah, devisa negara, fiskal, dan sebagainya.

Terlepas dari semua itu, Abu Yusuf sangat menentang intervensi pemerintah dalam hal penentuan atau penetapan harga.

Pada masanya, asumsi yang paling populer yaitu "apabila barang hanya tersisa sedikit saja, maka harganya akan menjadi lebih mahal, dan jika barangnya masih sangat banyak, harganya akan murah".

Akan tetapi, Abu Yusuf tidak serta merta menerima asumsi tersebut, karena menurutnya barang dengan jumlah sedikit belum tentu selalu mahal dan barang yang banyak belum tentu harganya murah.

Hal ini dikarenakan harga barang tidak hanya bergantung pada tingkat permintaan saja, akan tetapi juga bergantung pada tingkat penawaran.

Abu Yusuf beranggapan bahwa tinggi rendahnya harga merupakan ketentuan dari Allah, sehingga manusia tidak dapat berbuat banyak mengenai hal tersebut.

Post a Comment for "Pemikiran Ekonomi Islam Abu Yusuf"