Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fondasi Surplus Asuransi yang Dioperasikan di Perusahaan Asuransi Syariah

Fondasi Surplus Asuransi yang Dioperasikan di Perusahaan Asuransi Syariah

Adapun fondasi atau dasar-dasar surplus asuransi pada perusahaan asuransi syariah terdiri dari:

Prinsip-prinsip Umum

Adapun prinsip umum surplus asuransi antara lain:
  • Dewan perusahaan menentukan bagian pemegang saham dari hasil investasi premi asuransi atas dasar mudharabah.
  • Dewan mendistribusikan surplus asuransi sesuai dengan kriteria yang paling sesuai dengan kepentingan perusahaan dan hak-hak pemegang polis. Dewan dapat mendelegasikan tanggung jawab ini kepada kepala dewan.
  • Pihak yang diasuransikan, baik orang biasa atau perusahaan umum, diperlakukan selama penghitungan surplus asuransi atas dasar bahwa ia memiliki ID accounting number selama periode di mana dia berurusan dengan perusahaan, terlepas dari departemen teknis yang bekerja dengannya.
  • Distribusi surplus asuransi memberikan kontribusi untuk memperkuat konsep asuransi koperasi di benak pemegang polis di satu sisi dan mendorong partisipasi dalam asuransi koperasi syariah di sisi lain.

Komponen Surplus Asuransi

Surplus asuransi terdiri dari:
  • Premi asuransi diambil oleh perusahaan secara langsung atau melalui komitmen sukarela.
  • Bagian pemegang polis akan keuntungan dari investasi surplus premi asuransi.
  • Pengembalian dari operasi reasuransi.

Metode Pendistribusian Surplus Asuransi

Karena surplus asuransi merupakan salah satu karakteristik terpenting yang membedakan asuransi koperasi syariah dengan asuransi komersial, maka perusahaan dan Komisi Pengawas Syariahnya berdedikasi untuk mendistribusikannya sesuai standar yang telah disetujui, dengan mempertimbangkan perkembangan perusahaan dan penguatan posisi keuangannya.

Post a Comment for "Fondasi Surplus Asuransi yang Dioperasikan di Perusahaan Asuransi Syariah"