Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Peran Awal Pemerintahan Islam dalam Pembangunan Perekonomian

Peran Awal Pemerintahan Islam dalam Pembangunan Perekonomian

Islam mengarahkan pembangunan ekonomi agar bertujuan untuk mencapai kemakmuran bumi, atau dalam kata lain untuk mencapai kesejahteraan bagi semua makhluk, hal ini sejalan dengan tujuan utama diciptakan manusia yaitu untuk menjadi khalifah atau pemimpin di muka bumi.

Atas dasar inilah, pembangunan ekonomi harus mengambil pelajaran dari dua sumber utama, yakni Al-Qur'an dan Hadis, agar dalam proses pembangunan tidak terjadi penyimpangan dengan aturan utama Syariah.

Pembangunan ekonomi dalam Islam tidak hanya berfokus pada peningkatan dari segi materi saja, tapi juga berfokus pada nilainya juga, artinya bahwa setiap barang atau jasa yang dihasilkan harus selalu sejalan dengan prinsip Syariah.

Tak hanya itu, Islam juga sangat memerhatikan umat yang lemah, ini mengisyaratkan bahwa pembangunan ekonomi harus dimulai dengan perbaikan kualitas ekonomi umat yang kurang mampu atau yang hidup dalam keadaan serba kekurangan.

Secara tidak langsung, ini mengingatkan bahwa peningkatan ekonomi masyarakat yang memang sudah kaya duluan, akan menjadi sia-sia, karena secara umum tidak menambah jumlah orang kaya dan bahkan menyiksa orang miskin.

Mengarah pada peranan awal pemerintahan Islam dalam hal pembangunan ekonomi, di mana kedudukan Muhammad SAW sebagai Rasul dan juga sekaligus sebagai kepala negara, memberikan wewenang yang tinggi baginya dalam hal mengatur bidang ekonomi, yang merupakan tugas penting dari kepala pemerintahan.

Peran dan tanggung jawab pemerintah dalam memaksimalkan bidang pembangunan ekonomi, menjelaskan bahwa adanya hak dan kekuasaannya dalam membangun kualitas perekonomian masyarakat demi menjaga hak dan kepentingan masyarakat, serta memastikan aktivitas perekonomian berjalan sesuai tuntutan Syariah.

Intervensi atau campur tangan pemerintah dalam hal ini diizinkan, karena keadilan dan kesejahteraan sosial umat merupakan titik penting dalam pembangunan ekonomi berdasarkan prinsip Islam.

Jelasnya, peran awal pemerintahan Islam dalam proses pembangunan ekonomi menunjukkan bahwa negara benar-benar memiliki kesempatan untuk mengatur dan membangun ekonomi rakyatnya, selama tidak mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat, serta tidak bertentangan dengan Syariah.

Seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW., pada masa pemerintahannya di Madinah, di mana beliau memperbaiki sistem perekonomian umat dengan cara menghilangkan praktik-praktik yang diharamkan, dan menjadikannya sistem perekonomian yang berbasis Islam.

Tak hanya itu, bila beliau menemukan para pelaku ekonomi yang melakukan pelanggaran atau kecurangan, beliau tidak segan-segan untuk menegurnya dan mengajak untuk berhenti dari melakukan hal tercela.

Berkat keahliannya, Rasulullah mampu menghubungkan konsep pembangunan ekonomi dengan nilai-nilai dasar yang terdapat dalam Al-Qur'an, sehingga dapat terciptanya keadilan dan kesejahteraan dalam perekonomian umat sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah SWT.

2 comments for "Peran Awal Pemerintahan Islam dalam Pembangunan Perekonomian"

  1. ekonomi berdasar islam sebenarnya baik
    karena memberdayakan ekonomi ke bawah tapi juga menyupport ekonomi atas
    sayangnya banyak yang masih alergi ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah yang menjadi kendala utama dalam pengembangan ekonomi Islam, dan tak jarang masyarakat yang mengabaikannya, atau bahkan ada yang mengomentari bahwa "ekonomi Islam sama saja dengan ekonomi konvensional, cuma beda labelnya saja".

      Padahal kenyataannya ekonomi Islam memiliki prinsip tersendiri dan berbeda dengan ekonomi konvensional.

      Kalaupun dalam prakteknya ada kesalahan, itu bisa dikatakan cara mempraktekkannya yang salah, bukan ilmunya.

      Delete